This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Persipura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Persipura. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Januari 2018

Sangat Viral Administrasi Diminta Kelola Persipura Dengan Profesional

Nasib Persipura Jayapura demam isu ini yang terkatung-katung terkait sponsor, buntutnya sejumlah pemain top harus angkat kaki dari Stadion Mandala Jayapura menerima sorotan dari masyarakat Papua.

Tim Persipura Jayapura di Stadion Mandara (Image Source: Liga Indonesia)
Salah satunya tiba dari penggila Persipura, Ramses Asmuruf. Pria yang juga menjabat sebagai Asisten III Setda Mamberamo Raya ini mengatakan, bicara Mutiara Hitam yakni bicara wacana harkat dan martabat orang orisinil Papua (OAP).

“Kita cukup prihatin dengan kondisi yang dialami Persipura. Terkait sponsor yang setiap demam isu jadi kendala, berdasarkan ekonomis aku pengurus inti yang lebih tahu situasi dan kondisi, sehingga kita berharap kinerja administrasi harus lebih profesional,” katanya kepada Jubi di Abepura, Kota Jayapura, Minggu (21/1/2018).

Urusan sponsor itu menjadi kewenangan manajemen, sebagai masyarakat awam kita berharap ke depan, kondisi menyerupai ini sanggup dicarikan solusinya semenjak jauh-jauh hari.

“Artinya dikala kompetisi bergulir administrasi sudah harus berpikir dan menjalin komunikasi dengan mitra-mitra yang dipandang serta sanggup diajak kerjasama,” katanya.

Ramses Asmuruf bilang administrasi tidak hanya bergantung kepada Bank Papua dan PT Freeport saja, tapi membaca peluang lain yang sanggup memberi finansial tunjangan kepada tim pujian rakyat Papua ini.

Urusan sponsor itu menjadi kewenangan manajemen, sebagai masyarakat awam kita berharap ke depan, kondisi menyerupai ini sanggup dicarikan solusinya semenjak jauh hari.

Hal lain yang juga menjadi atensi Asmuruf terkait pelatihan pemain muda di Persipura. Ia menilai talenta-talenta Pesepakbola Papua silih berganti muncul, tinggal bagaimana dikelola dengan baik.

“Pemain menyerupai Boaz, Ricardo, Ian Kabes dari sisi fisik dan usia sudah niscaya tidak sehebat dulu. Adik-adik mereka menyerupai Persipura U19 inilah yang siap mengganti,” ujarnya.

Yances, pendukung setia Persipura dari mengusulkan administrasi harus membuka diri, melibatkan mantan-mantan Persipura menyerupai Nico Dimo, Nando Fairyo, Chris Yarangga, Eduard Ivakdalam dll, sebagai mentor dalam memotivasi generasi muda penerus Persipura. (*)

Sumber: Pace Bro

Sangat Viral Administrasi Diminta Kelola Persipura Dengan Profesional

Nasib Persipura Jayapura demam isu ini yang terkatung-katung terkait sponsor, buntutnya sejumlah pemain top harus angkat kaki dari Stadion Mandala Jayapura menerima sorotan dari masyarakat Papua.

Tim Persipura Jayapura di Stadion Mandara (Image Source: Liga Indonesia)
Salah satunya tiba dari penggila Persipura, Ramses Asmuruf. Pria yang juga menjabat sebagai Asisten III Setda Mamberamo Raya ini mengatakan, bicara Mutiara Hitam yakni bicara wacana harkat dan martabat orang orisinil Papua (OAP).

“Kita cukup prihatin dengan kondisi yang dialami Persipura. Terkait sponsor yang setiap demam isu jadi kendala, berdasarkan ekonomis aku pengurus inti yang lebih tahu situasi dan kondisi, sehingga kita berharap kinerja administrasi harus lebih profesional,” katanya kepada Jubi di Abepura, Kota Jayapura, Minggu (21/1/2018).

Urusan sponsor itu menjadi kewenangan manajemen, sebagai masyarakat awam kita berharap ke depan, kondisi menyerupai ini sanggup dicarikan solusinya semenjak jauh-jauh hari.

“Artinya dikala kompetisi bergulir administrasi sudah harus berpikir dan menjalin komunikasi dengan mitra-mitra yang dipandang serta sanggup diajak kerjasama,” katanya.

Ramses Asmuruf bilang administrasi tidak hanya bergantung kepada Bank Papua dan PT Freeport saja, tapi membaca peluang lain yang sanggup memberi finansial tunjangan kepada tim pujian rakyat Papua ini.

Urusan sponsor itu menjadi kewenangan manajemen, sebagai masyarakat awam kita berharap ke depan, kondisi menyerupai ini sanggup dicarikan solusinya semenjak jauh hari.

Hal lain yang juga menjadi atensi Asmuruf terkait pelatihan pemain muda di Persipura. Ia menilai talenta-talenta Pesepakbola Papua silih berganti muncul, tinggal bagaimana dikelola dengan baik.

“Pemain menyerupai Boaz, Ricardo, Ian Kabes dari sisi fisik dan usia sudah niscaya tidak sehebat dulu. Adik-adik mereka menyerupai Persipura U19 inilah yang siap mengganti,” ujarnya.

Yances, pendukung setia Persipura dari mengusulkan administrasi harus membuka diri, melibatkan mantan-mantan Persipura menyerupai Nico Dimo, Nando Fairyo, Chris Yarangga, Eduard Ivakdalam dll, sebagai mentor dalam memotivasi generasi muda penerus Persipura. (*)

Sumber: Pace Bro

Sangat Viral Daniel Mauri: Persipura Milik Semua Orang Papua

Klub Persipura Jayapura bukan hanya milik satu atau dua orang saja, tetapi sudah menjadi milik semua masyarakat Papua. Hal ini diungkapkan Mantan Pemain Persipura Daniel Mauri kepada pers, Selasa (23/01/2018).

Mantan Pemain Persipura, Daniel Mauri.

Menurutnya, administrasi Persipura seharusnya kalau ada dilema dapat memanggil mantan-mantan pemain Persipura untuk duduk bersama. “Kita mantan pemain tidak akan mencampuri urusan administrasi dalam mengelola klub ini. Tetapi, kami hanya menawarkan masukan kalau klub dalam kondisi menyerupai ini,” ujarnya.

Oleh alasannya ialah itu, kata Daniel, administrasi Persipura harus terbuka dan merangkul mantan-mantan pemain Persipura. “prinsipnya kita hanya mau sampaikan saran dan masukan mau diterima dan tidak silahkan, alasannya ialah Persipura ini bukan satu atau dua orang punya, masyarakat Papua punya, kalau tim hingga menyerupai ini kan kita yang mantan pemain juga sangat merasa sedih,” ujar Daniel.

Ia mengaku, seharusnya Persipura Jayapura mengikutikan pemain Persipura U-19 di Piala Presiden, sehingga menambah jam terbang pemain. “Kan masih ada pemain senior, digabung dengan pemain yunior dapat ikut piala Presiden,” tegasnya.

Sebab, dengan mengikuti piala Presiden, administrasi maupun instruktur Piter Butler dapat melihat secara pribadi pemain yang dapat direkrut ke tim senior.

Disinggung terkait hambatan financial yang menjadikan Persipura tidak dapat ikut piala Indonesia, Daniel mengaku, administrasi tidak dapat berpikir untuk siapa yang dapat jadi sponsor untuk mengikut sertakan tim pada piala Presiden. “Seharusnya administrasi sudah mencari sponsor lain sebelum kompetisi berakhir. Jangan kompetisi sudah mau jalan gres cari sponsor,” imbaunya.

Sumber: Pasific Pos

Sangat Viral Daniel Mauri: Persipura Milik Semua Orang Papua

Klub Persipura Jayapura bukan hanya milik satu atau dua orang saja, tetapi sudah menjadi milik semua masyarakat Papua. Hal ini diungkapkan Mantan Pemain Persipura Daniel Mauri kepada pers, Selasa (23/01/2018).

Mantan Pemain Persipura, Daniel Mauri.

Menurutnya, administrasi Persipura seharusnya kalau ada dilema dapat memanggil mantan-mantan pemain Persipura untuk duduk bersama. “Kita mantan pemain tidak akan mencampuri urusan administrasi dalam mengelola klub ini. Tetapi, kami hanya menawarkan masukan kalau klub dalam kondisi menyerupai ini,” ujarnya.

Oleh alasannya ialah itu, kata Daniel, administrasi Persipura harus terbuka dan merangkul mantan-mantan pemain Persipura. “prinsipnya kita hanya mau sampaikan saran dan masukan mau diterima dan tidak silahkan, alasannya ialah Persipura ini bukan satu atau dua orang punya, masyarakat Papua punya, kalau tim hingga menyerupai ini kan kita yang mantan pemain juga sangat merasa sedih,” ujar Daniel.

Ia mengaku, seharusnya Persipura Jayapura mengikutikan pemain Persipura U-19 di Piala Presiden, sehingga menambah jam terbang pemain. “Kan masih ada pemain senior, digabung dengan pemain yunior dapat ikut piala Presiden,” tegasnya.

Sebab, dengan mengikuti piala Presiden, administrasi maupun instruktur Piter Butler dapat melihat secara pribadi pemain yang dapat direkrut ke tim senior.

Disinggung terkait hambatan financial yang menjadikan Persipura tidak dapat ikut piala Indonesia, Daniel mengaku, administrasi tidak dapat berpikir untuk siapa yang dapat jadi sponsor untuk mengikut sertakan tim pada piala Presiden. “Seharusnya administrasi sudah mencari sponsor lain sebelum kompetisi berakhir. Jangan kompetisi sudah mau jalan gres cari sponsor,” imbaunya.

Sumber: Pasific Pos

Sangat Viral Butler Mengaku Sudah Paham Kondisi Pemain Persipura Jayapura

Pelatih gres Persipura Jayapura asal inggris, Peter Butler, dipastikan bakal segera bergabung dengan klub barunya tersebut.

Pelatih asal Inggris itu dijadwalkan datang di Jayapura, Rabu (24/1/2018) pagi.

Pertemuan Ketum Persipura BTM dan Pelatih Persipura, Peter Butler di salah satu Hotel di Jakarta selasa (5/12).


Mantan instruktur Persiba Balikpapan ini sudah mengetahui perkembangan terkini di Mutiara Hitam.


Salah satunya, terkait banyaknya pemain andalan yang hengkang ke klub lain.

Sebut saja Yohanes Ferinando Pahabol, Nelson Alom, Osvaldo Haay, sampai kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon.


Butler menegaskan, dirinya tak gentar menghadapi situasi tersebut.

Dia akan membahas mengenai perekrutan pemain dengan administrasi Persipura setibanya di Jayapura nanti.

"Saya tahu banyak pemain Persipura yang pergi ke tim lain, tapi itu tidak apa-apa. Karena itu, saya akan gelar seleksi dan cari pemain muda yang masih ada di sana. Saya tahu di Jayapura ada banyak talenta, banyak pemain muda, tapi saya juga harus cari keseimbangan untuk tim dengan pemain pengalaman dan punya kualitas. Kaprikornus saya tak takut," ujar Butler.

Eks instruktur Timnas Bostwana ini mengungkapkan gaya bermain yang akan diterapkannya.

Sumber: Warta Kota

Sangat Viral Butler Mengaku Sudah Paham Kondisi Pemain Persipura Jayapura

Pelatih gres Persipura Jayapura asal inggris, Peter Butler, dipastikan bakal segera bergabung dengan klub barunya tersebut.

Pelatih asal Inggris itu dijadwalkan datang di Jayapura, Rabu (24/1/2018) pagi.

Pertemuan Ketum Persipura BTM dan Pelatih Persipura, Peter Butler di salah satu Hotel di Jakarta selasa (5/12).


Mantan instruktur Persiba Balikpapan ini sudah mengetahui perkembangan terkini di Mutiara Hitam.


Salah satunya, terkait banyaknya pemain andalan yang hengkang ke klub lain.

Sebut saja Yohanes Ferinando Pahabol, Nelson Alom, Osvaldo Haay, sampai kiper asal Korea Selatan, Yoo Jae Hoon.


Butler menegaskan, dirinya tak gentar menghadapi situasi tersebut.

Dia akan membahas mengenai perekrutan pemain dengan administrasi Persipura setibanya di Jayapura nanti.

"Saya tahu banyak pemain Persipura yang pergi ke tim lain, tapi itu tidak apa-apa. Karena itu, saya akan gelar seleksi dan cari pemain muda yang masih ada di sana. Saya tahu di Jayapura ada banyak talenta, banyak pemain muda, tapi saya juga harus cari keseimbangan untuk tim dengan pemain pengalaman dan punya kualitas. Kaprikornus saya tak takut," ujar Butler.

Eks instruktur Timnas Bostwana ini mengungkapkan gaya bermain yang akan diterapkannya.

Sumber: Warta Kota

Minggu, 09 April 2017

Sangat Viral Persipura Siap Hadapi Pbfc Di Stadion Mandala

InfoPersipura.com - Stater Kick off “Gojek Traveloka” Liga 1 tinggal satu ahad lagi. Persipura Jayapura terus fokus matangkan skuat menghadapi kompetisi yang direncanakan bergulir 15 April mendatang.

Tim Persipura Jayapura di Stadion Mandara (Image Source: Liga Indonesia)


Bukan saja melaksanakan Persiapan, Boaz dan kawan-kawan gres saja gelar berkelahi uji coba hadapi PSM dengan hasil yang cukup positif. Pasukan Mutiara Hitam sekarang kembali menyiapkan diri di markas kota Jayapura.

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah merilis jadwal lengkap. Persipura sendiri mengawali berkelahi menjamu Pusamania Borneo FC (PBFC), Minggu (16/4/2017) di Stadion Mandala Jayapura.

Alfredo Vera menegaskan dengan jadwal yang semakin dekat, timnya tidal mau bersantai. Apalagi menurutnya kompetisi ini akan semakin ketat, sehingga Boaz dan kawan-kawan akan terus difokuskan alasannya yakni sasaran yakni sebagai juara.

"Dilihat dari kompetisi tahun ini, semua tim sangat siap. Kita terus fokus alasannya yakni jadwal kita semakin sedikit. Tetapi secara keseluruhan tim suda mulai menemukan denah permainan yang sesungguhnya," kata instruktur Persipura Angel Alfredo Vera.

Ia mengatakan, dari persiapan dan hasil uji coba, dirinya sangat mengapresiasi kerja keras Boaz dan kawan-kawan, alasannya yakni menurutnya tim semakin solid. Hanya dirinya masih menginginkan sosok penyerang bernaluri haus gol menyerupai Boaz Solossa.

"Semenjak kita lakukan persiapan hingga terakhir di berkelahi ujicoba, tim suda mulai menemukan permainan yang bagus. Saya juga ingin pemain muda secepatnya pembiasaan dengan tim sehingga tim tetap solid hadapi kompetisi ini. Saya ingin lini depan harus ada satu striker yang punya kemampuan menyerupai Boaz. Dan pemain ini saya sudah temukan tinggal menunggu keputusan administrasi saja," katanya.

Sementara itu, Daniel Womsiwor S. Pd, M Fis AIFO (Kan. Dr) selaku akademisi dan praktisi bidang pendidikan, kesehatan dan olahraga di Papua menyampaikan dengan wajah-wajah usang yang masih menghiasi tim berjuluk Mutiara Hitam menurutnya akan tetap komplet hadapi kompetisi jangka panjang ini.

"Saya kira dengan menggunakan wajah lama, Persipura akan tetap disegani setiap klub di tanah air. Apalagi Banyak pemain muda akan sangat membantu tim. Asalkan para pemain senior harus terus diperhatikan contoh makan mereka," kata Daniel Womsiwor.

Ia menambahkan, kalau Persipura ingin datangkan striker, pemain itu harus siap digunakan dan punya skill tinggi.

"Kita harus mendukung apa yang dibentuk Alfredo ingin datangkan striker. Yang penting pemain itu betul-betul sudah siap dipakai. Dan saya ingin para pemain senior harus diperhatikan contoh gizi mereka," tegasnya. (*)

Sangat Viral Persipura Siap Hadapi Pbfc Di Stadion Mandala

InfoPersipura.com - Stater Kick off “Gojek Traveloka” Liga 1 tinggal satu ahad lagi. Persipura Jayapura terus fokus matangkan skuat menghadapi kompetisi yang direncanakan bergulir 15 April mendatang.

Tim Persipura Jayapura di Stadion Mandara (Image Source: Liga Indonesia)


Bukan saja melaksanakan Persiapan, Boaz dan kawan-kawan gres saja gelar berkelahi uji coba hadapi PSM dengan hasil yang cukup positif. Pasukan Mutiara Hitam sekarang kembali menyiapkan diri di markas kota Jayapura.

Operator kompetisi PT Liga Indonesia Baru (LIB) sudah merilis jadwal lengkap. Persipura sendiri mengawali berkelahi menjamu Pusamania Borneo FC (PBFC), Minggu (16/4/2017) di Stadion Mandala Jayapura.

Alfredo Vera menegaskan dengan jadwal yang semakin dekat, timnya tidal mau bersantai. Apalagi menurutnya kompetisi ini akan semakin ketat, sehingga Boaz dan kawan-kawan akan terus difokuskan alasannya yakni sasaran yakni sebagai juara.

"Dilihat dari kompetisi tahun ini, semua tim sangat siap. Kita terus fokus alasannya yakni jadwal kita semakin sedikit. Tetapi secara keseluruhan tim suda mulai menemukan denah permainan yang sesungguhnya," kata instruktur Persipura Angel Alfredo Vera.

Ia mengatakan, dari persiapan dan hasil uji coba, dirinya sangat mengapresiasi kerja keras Boaz dan kawan-kawan, alasannya yakni menurutnya tim semakin solid. Hanya dirinya masih menginginkan sosok penyerang bernaluri haus gol menyerupai Boaz Solossa.

"Semenjak kita lakukan persiapan hingga terakhir di berkelahi ujicoba, tim suda mulai menemukan permainan yang bagus. Saya juga ingin pemain muda secepatnya pembiasaan dengan tim sehingga tim tetap solid hadapi kompetisi ini. Saya ingin lini depan harus ada satu striker yang punya kemampuan menyerupai Boaz. Dan pemain ini saya sudah temukan tinggal menunggu keputusan administrasi saja," katanya.

Sementara itu, Daniel Womsiwor S. Pd, M Fis AIFO (Kan. Dr) selaku akademisi dan praktisi bidang pendidikan, kesehatan dan olahraga di Papua menyampaikan dengan wajah-wajah usang yang masih menghiasi tim berjuluk Mutiara Hitam menurutnya akan tetap komplet hadapi kompetisi jangka panjang ini.

"Saya kira dengan menggunakan wajah lama, Persipura akan tetap disegani setiap klub di tanah air. Apalagi Banyak pemain muda akan sangat membantu tim. Asalkan para pemain senior harus terus diperhatikan contoh makan mereka," kata Daniel Womsiwor.

Ia menambahkan, kalau Persipura ingin datangkan striker, pemain itu harus siap digunakan dan punya skill tinggi.

"Kita harus mendukung apa yang dibentuk Alfredo ingin datangkan striker. Yang penting pemain itu betul-betul sudah siap dipakai. Dan saya ingin para pemain senior harus diperhatikan contoh gizi mereka," tegasnya. (*)

Senin, 06 Maret 2017

Sangat Viral Osvaldo Pemain Muda Persipura Yang Berbakat

InfoPersipura.com - Osvaldo Ardiles Haay, bintang muda milik Tim Mutiara Hitam. Di usia belia 18 tahun, beliau sudah mulai menjadi tulang punggung Persipura.

 beliau sudah mulai menjadi tulang punggung Persipura Sangat Viral Osvaldo Pemain Muda Persipura Yang Berbakat
Pemain muda Persipura, Osvaldo Ardiles Haay di Liga 1 2017 (Source Image: Topskor)

Ia punya kecepatan ketika menyisir lebar lapangan dan melaksanakan penetrasi ke kotak penalti lawan. Menghentikannya pun tak gampang alasannya yakni pemain ini sering berpindah posisi.

Bakat Valdo ditemukan instruktur Persipura U-21, Claudio Barcelos de Jesus. Saat itu, Valdo, yang masih berusia 17 tahun, tengah bermain di tarikan kampung (tarkam).

Tarkam di Papua menjadi daerah menyalurkan hobi bermain bola. Pertandingan di tarkam selalu meriah. Dengan bakat yang dimilikinya, Valdo tak butuh waktu usang untuk masuk skuat senior Persipura.

Apalagi, instruktur Persipura memberinya kesempatan bermain. Baik ketika tim ditangani Jafri Sastra maupun Angel Alfredo Vera, arsitek tim Persipura sekarang. Performa mengesankan di Persipura mengantarkan Valdo untuk memenuhi panggilan instruktur Indonesia U-19, Eduard Tjong.

Saat itu, timnas dipersiapkan tampil di Piala AFF U-19 2016. Hanya, Valdo tak dapat dilepas Persipura alasannya yakni skuat yang terbatas menyusul beberapa pemain yang cedera.

Karier gemilang di sepak bola tak menciptakan Valdo lupa diri. Apalagi, karier pesepak bola tidak usang sehingga Valdo tidak meninggalkan pendidikan formal dengan melanjutkan kuliah di Universitas Cendrawasih. Dirinya mengambil jurusan ekonomi manajemen.

Dia punya impian memperkuat klub-klub besar di Liga 1 selain Persipura. Tidak menutup kemungkinan jikalau dirinya mendapat kesempatan bermain di luar negeri.

“Saya ingin menambah pengalaman dengan bermain di luar Papua. Tetapi, ketika ini saya fokus di Persipura. Target ekspresi dominan ini tentu ingin membawa tim menjadi juara liga. Kami sudah melakukannya di ISC A dan kami ingin melanjutkannya di liga,” ucap Valdo ketika ditemui di Tempat Latihan beberapa ketika lalu.

Sangat Viral Osvaldo Pemain Muda Persipura Yang Berbakat

InfoPersipura.com - Osvaldo Ardiles Haay, bintang muda milik Tim Mutiara Hitam. Di usia belia 18 tahun, beliau sudah mulai menjadi tulang punggung Persipura.

 beliau sudah mulai menjadi tulang punggung Persipura Sangat Viral Osvaldo Pemain Muda Persipura Yang Berbakat
Pemain muda Persipura, Osvaldo Ardiles Haay di Liga 1 2017 (Source Image: Topskor)

Ia punya kecepatan ketika menyisir lebar lapangan dan melaksanakan penetrasi ke kotak penalti lawan. Menghentikannya pun tak gampang alasannya yakni pemain ini sering berpindah posisi.

Bakat Valdo ditemukan instruktur Persipura U-21, Claudio Barcelos de Jesus. Saat itu, Valdo, yang masih berusia 17 tahun, tengah bermain di tarikan kampung (tarkam).

Tarkam di Papua menjadi daerah menyalurkan hobi bermain bola. Pertandingan di tarkam selalu meriah. Dengan bakat yang dimilikinya, Valdo tak butuh waktu usang untuk masuk skuat senior Persipura.

Apalagi, instruktur Persipura memberinya kesempatan bermain. Baik ketika tim ditangani Jafri Sastra maupun Angel Alfredo Vera, arsitek tim Persipura sekarang. Performa mengesankan di Persipura mengantarkan Valdo untuk memenuhi panggilan instruktur Indonesia U-19, Eduard Tjong.

Saat itu, timnas dipersiapkan tampil di Piala AFF U-19 2016. Hanya, Valdo tak dapat dilepas Persipura alasannya yakni skuat yang terbatas menyusul beberapa pemain yang cedera.

Karier gemilang di sepak bola tak menciptakan Valdo lupa diri. Apalagi, karier pesepak bola tidak usang sehingga Valdo tidak meninggalkan pendidikan formal dengan melanjutkan kuliah di Universitas Cendrawasih. Dirinya mengambil jurusan ekonomi manajemen.

Dia punya impian memperkuat klub-klub besar di Liga 1 selain Persipura. Tidak menutup kemungkinan jikalau dirinya mendapat kesempatan bermain di luar negeri.

“Saya ingin menambah pengalaman dengan bermain di luar Papua. Tetapi, ketika ini saya fokus di Persipura. Target ekspresi dominan ini tentu ingin membawa tim menjadi juara liga. Kami sudah melakukannya di ISC A dan kami ingin melanjutkannya di liga,” ucap Valdo ketika ditemui di Tempat Latihan beberapa ketika lalu.

Sabtu, 04 Maret 2017

Sangat Viral Persipura 1 Dari 3 Klub Di Indonesia Yang Miliki Lisensi Standar Afc

InfoPersipura.com /Jakarta – Mahajan Vasudevan Nair, Head of Club Licensing menyampaikan sampai sekarang hanya tiga klub Indonesia yang memenuhi standar lisensi klub yang ditetapkan federasi sepakbola Asia (AFC) yakni Persib Bandung, Arema FC dan Persipura.


Tentunya ini menciptakan AFC melaksanakan sosialisasi kepada klub-klub Indonesia semoga mendapat lisensi dari AFC. Lisensi ini nantinya menjadi bekal supaya mereka sanggup berkompetisi di level Asia.

Sosialisasi sendiri dilakukan oleh AFC yang diwakili oleh Visakan Subramanian (AFC Development Officer) dan Mahajan Vasudevan Nair (Head of Club Licensing), di kantor PSSI, Jakarta, 3-4 Maret 2017. Dalam hal ini ada perwakilan 15 klub Liga 1 yang tiba bertemu dengan AFC, minus Barito Putera, Mitra Kukar dan PBFC. Untuk mendapat lisensi AFC, setiap klub harus memenuhi 49 persyaratan Pestandard yang diberlakukan AFC.

Hal terpenting dari 49 poin tersebut ada lima aspek yakni legalitas, finansial, personel dan administrasi, infrastruktur, serta sporting (pembinaan usia muda). Mengingat, klub-klub di Indonesia sudah mulai menjalankan hal itu semenjak 2009. “Sejauh ini gres ada tiga klub yang memenuhi club lisencing, yaitu Persib Bandung, Arema FC, dan Persipura. Sisa klub harus sanggup mengejar ketinggalan. Paling banyak kekurangan klub untuk memenuhi regulasi ini yaitu infrastruktur,” Mahajan Vasudevan. Penerapan lisensi ini sangat penting dilakukan semoga meningkatkan kualitas kompetisi, manajemen klub dan industri sepakbola Indonesia secara keseluruhan secara bersiklus untuk masa yang akan datang.

PSSI juga berharap klub di Indonesia tidak hanya tiga saja yang sanggup memenuhinya. “Jadi kami berharap semua klub penerima Liga 1 harus bekerja keras memenuhi club lisencing. Barangkali top five atau top seven klub sanggup memenuhinya,” kata Ade Wellington, Sekjen PSSI. Sebelumnya AFC memperlihatkan tenggat waktu semoga klub Indonesia mengajukan seluruh persyaratan yang diperlukan untuk mendapat lisensi klub profesional AFC dimulai 1 April 2017 dan ditutup pada 31 Oktober 2017.

Sangat Viral Persipura 1 Dari 3 Klub Di Indonesia Yang Miliki Lisensi Standar Afc

InfoPersipura.com /Jakarta – Mahajan Vasudevan Nair, Head of Club Licensing menyampaikan sampai sekarang hanya tiga klub Indonesia yang memenuhi standar lisensi klub yang ditetapkan federasi sepakbola Asia (AFC) yakni Persib Bandung, Arema FC dan Persipura.


Tentunya ini menciptakan AFC melaksanakan sosialisasi kepada klub-klub Indonesia semoga mendapat lisensi dari AFC. Lisensi ini nantinya menjadi bekal supaya mereka sanggup berkompetisi di level Asia.

Sosialisasi sendiri dilakukan oleh AFC yang diwakili oleh Visakan Subramanian (AFC Development Officer) dan Mahajan Vasudevan Nair (Head of Club Licensing), di kantor PSSI, Jakarta, 3-4 Maret 2017. Dalam hal ini ada perwakilan 15 klub Liga 1 yang tiba bertemu dengan AFC, minus Barito Putera, Mitra Kukar dan PBFC. Untuk mendapat lisensi AFC, setiap klub harus memenuhi 49 persyaratan Pestandard yang diberlakukan AFC.

Hal terpenting dari 49 poin tersebut ada lima aspek yakni legalitas, finansial, personel dan administrasi, infrastruktur, serta sporting (pembinaan usia muda). Mengingat, klub-klub di Indonesia sudah mulai menjalankan hal itu semenjak 2009. “Sejauh ini gres ada tiga klub yang memenuhi club lisencing, yaitu Persib Bandung, Arema FC, dan Persipura. Sisa klub harus sanggup mengejar ketinggalan. Paling banyak kekurangan klub untuk memenuhi regulasi ini yaitu infrastruktur,” Mahajan Vasudevan. Penerapan lisensi ini sangat penting dilakukan semoga meningkatkan kualitas kompetisi, manajemen klub dan industri sepakbola Indonesia secara keseluruhan secara bersiklus untuk masa yang akan datang.

PSSI juga berharap klub di Indonesia tidak hanya tiga saja yang sanggup memenuhinya. “Jadi kami berharap semua klub penerima Liga 1 harus bekerja keras memenuhi club lisencing. Barangkali top five atau top seven klub sanggup memenuhinya,” kata Ade Wellington, Sekjen PSSI. Sebelumnya AFC memperlihatkan tenggat waktu semoga klub Indonesia mengajukan seluruh persyaratan yang diperlukan untuk mendapat lisensi klub profesional AFC dimulai 1 April 2017 dan ditutup pada 31 Oktober 2017.

Jumat, 03 Maret 2017

Sangat Viral Btm: Persipura Siap Lepas Sejumlah Pemain

InfoPersipura.com - Persipura Jayapura tengah mengevaluasi tim sesudah tampil loyo pada turnamen Piala Presiden 2017. Manajemen berniat memangkas beberapa pemain dan hanya ingin mempermanenkan para penggawa yang betul-betul siap mengarungi kompetisi Liga 1.


Persipura Jayapura tengah mengevaluasi tim sesudah tampil loyo pada turnamen Piala Preside Sangat Viral BTM: Persipura Siap Lepas Sejumlah Pemain
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano
saat memperlihatkan konfrensi Pers di Jayapura (12/02/2017).  (Joseph/Infopersipura.com)


Ketua umum Persipura, Benhur Tommy Mano menjelaskan bahwa ketika ini Persipura Jayapura belum memastikan siapa-siapa saja yang akan dilepas nantinya.

"Kami sudah melaksanakan rapat di tingkat administrasi dan memang kami akan mengurangi pemain, tapi sampai ketika ini kami belum mengonfirmasi siap-siapa saja yang akan dilepas nantinya. Sekarang semua pemain sedang istirahat di rumah masing-masing sesudah menjalani turnamen Piala Presiden di Sleman," kata ia ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (1/3).

Pria yang bersahabat disapa BTM itu hanya menjelaskan, dilepasnya para pemain lebih kepada faktor teknis sesuai kebutuhan tim. Hanya pemain yang betul-betul siap mengarungi kompetisi yang dipertahankan tim berjuluk Mutiara Hitam itu. Apalagi Persipura menargetkan juara pada Liga 1 2017.

Sementara itu, terkait persoalan kondisi keuangan Persipura BTM menjelaskan bahwa pihak administrasi terus berupaya mencari sponsor-sponsor yang memperlihatkan modal bagi klub yang bermarkas di Stadion Mandala.

"Tapi sejauh ini belum ada balasan dari semuanya," sambung laki-laki yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura.

Total dana yang dikeluarkan Persipura pada tahun 2016 kemarin mencapai Rp 26 miliar. Pengeluaran itu sebagian besar ditopang dari pendanaan sponsor utama ekspresi dominan lalu, yaitu Bank Papua yang memperlihatkan Rp 15 miliar. Adapun PT Freeport mengucurkan dana sebesar Rp 4 miliar, ditambah bonus juara TSC Championship 2016 Rp 1 miliar.


Republika
Rep: Anggoro Pramudya
Red: Israr Itah

Sangat Viral Btm: Persipura Siap Lepas Sejumlah Pemain

InfoPersipura.com - Persipura Jayapura tengah mengevaluasi tim sesudah tampil loyo pada turnamen Piala Presiden 2017. Manajemen berniat memangkas beberapa pemain dan hanya ingin mempermanenkan para penggawa yang betul-betul siap mengarungi kompetisi Liga 1.


Persipura Jayapura tengah mengevaluasi tim sesudah tampil loyo pada turnamen Piala Preside Sangat Viral BTM: Persipura Siap Lepas Sejumlah Pemain
Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano
saat memperlihatkan konfrensi Pers di Jayapura (12/02/2017).  (Joseph/Infopersipura.com)


Ketua umum Persipura, Benhur Tommy Mano menjelaskan bahwa ketika ini Persipura Jayapura belum memastikan siapa-siapa saja yang akan dilepas nantinya.

"Kami sudah melaksanakan rapat di tingkat administrasi dan memang kami akan mengurangi pemain, tapi sampai ketika ini kami belum mengonfirmasi siap-siapa saja yang akan dilepas nantinya. Sekarang semua pemain sedang istirahat di rumah masing-masing sesudah menjalani turnamen Piala Presiden di Sleman," kata ia ketika dihubungi Republika.co.id, Rabu (1/3).

Pria yang bersahabat disapa BTM itu hanya menjelaskan, dilepasnya para pemain lebih kepada faktor teknis sesuai kebutuhan tim. Hanya pemain yang betul-betul siap mengarungi kompetisi yang dipertahankan tim berjuluk Mutiara Hitam itu. Apalagi Persipura menargetkan juara pada Liga 1 2017.

Sementara itu, terkait persoalan kondisi keuangan Persipura BTM menjelaskan bahwa pihak administrasi terus berupaya mencari sponsor-sponsor yang memperlihatkan modal bagi klub yang bermarkas di Stadion Mandala.

"Tapi sejauh ini belum ada balasan dari semuanya," sambung laki-laki yang juga menjabat sebagai Wali Kota Jayapura.

Total dana yang dikeluarkan Persipura pada tahun 2016 kemarin mencapai Rp 26 miliar. Pengeluaran itu sebagian besar ditopang dari pendanaan sponsor utama ekspresi dominan lalu, yaitu Bank Papua yang memperlihatkan Rp 15 miliar. Adapun PT Freeport mengucurkan dana sebesar Rp 4 miliar, ditambah bonus juara TSC Championship 2016 Rp 1 miliar.


Republika
Rep: Anggoro Pramudya
Red: Israr Itah

Rabu, 22 Februari 2017

Sangat Viral Butuh 35 M, Persipura Menunggu Kepastian Sponsor

InfoPersipura.com - Jayapura, Persipura meliburkan pemainnya sehabis tersingkir dari turnamen Piala Presiden 2017. Manajemen tim juga belum melaksanakan pemusatan latihan jelang Liga 1 2017.

 Persipura meliburkan pemainnya sehabis tersingkir dari turnamen Piala Presiden  Sangat Viral Butuh 35 M, Persipura Menunggu Kepastian Sponsor
Liga 1 Gojek Traveloka (IST-Liga Indonesia)


Belum adanya kepastian pemberian sponsor menjadi salah satu pertimbangan administrasi Persipura. Sehingga belum memanggil instruktur dan pemain untuk TC.

“Seluruh pemain masih menjalani liburan pasca Piala Presiden 2017 dan mereka belum dipanggil untuk mulai didik persiapan menghadapi kompetisi resmi Liga 1 2017,” ungkap Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano kepada diberitakan Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), Minggu (19/2).

Tomi Mano mengaku sampai ketika ini melaksanakan komunikasi dengan PT. Freeport Indonesia dan PT. Bank Pembangunan Daerah Papua atau Bank Papua yang selama ini menjadi sponsor tim Mutiara Hitam.

Belum adanya kepastian dari sponsor ini diakui Tomi Mano mengganggu kesiapan Persipura menjelang Liga 1. “Persipura tentunya mustahil tampil di kompetisi resmi Liga 1 tanpa pemberian sponsor. Sebab dana yang diperlukan untuk satu ekspresi dominan kompetisi sekitar Rp 35 miliar,” ujar Tomi Mano dikutip dari JPPN.

Dana sebesar itu menurutnya dipakai untuk membiayai honor dan kontrak pemain serta pelatih. Selain itu, juga untuk keperluan operasional tim selama satu ekspresi dominan kompetisi.

“Kami akan memanggil pemain dan instruktur sehabis ada kepastian pemberian sponsor. Kami juga sudah menyurati dua sponsor utama adalah PT Freeport Indonesia dan PT. Bank Papua,” tandasnya.

Selain menunggu kepastian dari PT. Freeport dan PT. Bank Papua sebagai sponsor utama, Persipura juga sedang memburu sponsor lain yang ingin menawarkan pemberian kepada Persipura.

“Persipura membuka diri apabila ada sponsor lain yang bersedia mendukung Persipura. Sebab sasaran kita tahun ini harus juara, sehingga suntikan dana segar untuk kebutuhan tim dan pemain harus terjamin dengan baik,” pungkasnya.

Sangat Viral Butuh 35 M, Persipura Menunggu Kepastian Sponsor

InfoPersipura.com - Jayapura, Persipura meliburkan pemainnya sehabis tersingkir dari turnamen Piala Presiden 2017. Manajemen tim juga belum melaksanakan pemusatan latihan jelang Liga 1 2017.

 Persipura meliburkan pemainnya sehabis tersingkir dari turnamen Piala Presiden  Sangat Viral Butuh 35 M, Persipura Menunggu Kepastian Sponsor
Liga 1 Gojek Traveloka (IST-Liga Indonesia)


Belum adanya kepastian pemberian sponsor menjadi salah satu pertimbangan administrasi Persipura. Sehingga belum memanggil instruktur dan pemain untuk TC.

“Seluruh pemain masih menjalani liburan pasca Piala Presiden 2017 dan mereka belum dipanggil untuk mulai didik persiapan menghadapi kompetisi resmi Liga 1 2017,” ungkap Ketua Umum Persipura Benhur Tomi Mano kepada diberitakan Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group), Minggu (19/2).

Tomi Mano mengaku sampai ketika ini melaksanakan komunikasi dengan PT. Freeport Indonesia dan PT. Bank Pembangunan Daerah Papua atau Bank Papua yang selama ini menjadi sponsor tim Mutiara Hitam.

Belum adanya kepastian dari sponsor ini diakui Tomi Mano mengganggu kesiapan Persipura menjelang Liga 1. “Persipura tentunya mustahil tampil di kompetisi resmi Liga 1 tanpa pemberian sponsor. Sebab dana yang diperlukan untuk satu ekspresi dominan kompetisi sekitar Rp 35 miliar,” ujar Tomi Mano dikutip dari JPPN.

Dana sebesar itu menurutnya dipakai untuk membiayai honor dan kontrak pemain serta pelatih. Selain itu, juga untuk keperluan operasional tim selama satu ekspresi dominan kompetisi.

“Kami akan memanggil pemain dan instruktur sehabis ada kepastian pemberian sponsor. Kami juga sudah menyurati dua sponsor utama adalah PT Freeport Indonesia dan PT. Bank Papua,” tandasnya.

Selain menunggu kepastian dari PT. Freeport dan PT. Bank Papua sebagai sponsor utama, Persipura juga sedang memburu sponsor lain yang ingin menawarkan pemberian kepada Persipura.

“Persipura membuka diri apabila ada sponsor lain yang bersedia mendukung Persipura. Sebab sasaran kita tahun ini harus juara, sehingga suntikan dana segar untuk kebutuhan tim dan pemain harus terjamin dengan baik,” pungkasnya.

Kamis, 26 Januari 2017

Sangat Viral Trend Ini Bank Papua Tetap Sponsori Persipura

InfoPersipura.com - Plt Direktur Utama Bank Papua Sharly A. Parangan memastikan pihaknya akan tetap mensponsori Perispura Jayapura untuk mengikuti Liga Indonesia yang akan segera dimulai.


 Parangan memastikan pihaknya akan tetap mensponsori Perispura Jayapura untuk mengikuti Li Sangat Viral Musim ini Bank Papua tetap sponsori Persipura
Musim Ini Bank Papua tetap sponsori Persipura (infopersipura.com)

Sharly di Jayapura, Senin, mengatakan, ada perubahan nilai pada sponsorship kali ini, dan dipastikan menurun dibandingkan pada ketika persipura mengikuti Indonesi Socer Championship.

"Kita tetap konsekuen mendukung, hanya kita lihat kondisi dulu alasannya Freeport juga mau masuk. Jadi, kita tidak ibarat yang kemudian sendirian mensponsori Perispura. Dipastikan nilainya akan dibawah sebelumnya yang sebesar Rp15 miliar," ungkapnya dikutip dari Antara Papua.

Selain itu hanya mengenai nilai pasti, Bank Papua belum dapat memutuskannya alasannya ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan kembali.

"Bagian promosi dan biaya sangat ditentukan oleh kondisi kami, dan kami sudah pernah ketemu dengan administrasi Persipura," katanya.

Selain itu, Sharly menyebut masih ada beberapa tim lain dari Papua dan Papua Barat yang juga mengajukan permohonan dukungan, dan Bank Papua harus dapat memfasilitasi walau nilainya berbeda-beda.

"Lalu ada kesebelasan lain (asal Papua) yang perlu juga disponsori, ibarat Perseru Serui, dan beberapa lainnya," katanya.

Ia menegaskan kembali donasi kepada Persipura sudah dapat dipastikan alasannya tim tersebut merupakan tim pujian masyarakat Papua yang berhasil meraih banyak prestasi di kancah nasional, bahkan sampai tingkat Asia. 

Sangat Viral Trend Ini Bank Papua Tetap Sponsori Persipura

InfoPersipura.com - Plt Direktur Utama Bank Papua Sharly A. Parangan memastikan pihaknya akan tetap mensponsori Perispura Jayapura untuk mengikuti Liga Indonesia yang akan segera dimulai.


 Parangan memastikan pihaknya akan tetap mensponsori Perispura Jayapura untuk mengikuti Li Sangat Viral Musim ini Bank Papua tetap sponsori Persipura
Musim Ini Bank Papua tetap sponsori Persipura (infopersipura.com)

Sharly di Jayapura, Senin, mengatakan, ada perubahan nilai pada sponsorship kali ini, dan dipastikan menurun dibandingkan pada ketika persipura mengikuti Indonesi Socer Championship.

"Kita tetap konsekuen mendukung, hanya kita lihat kondisi dulu alasannya Freeport juga mau masuk. Jadi, kita tidak ibarat yang kemudian sendirian mensponsori Perispura. Dipastikan nilainya akan dibawah sebelumnya yang sebesar Rp15 miliar," ungkapnya dikutip dari Antara Papua.

Selain itu hanya mengenai nilai pasti, Bank Papua belum dapat memutuskannya alasannya ada beberapa faktor yang harus diperhitungkan kembali.

"Bagian promosi dan biaya sangat ditentukan oleh kondisi kami, dan kami sudah pernah ketemu dengan administrasi Persipura," katanya.

Selain itu, Sharly menyebut masih ada beberapa tim lain dari Papua dan Papua Barat yang juga mengajukan permohonan dukungan, dan Bank Papua harus dapat memfasilitasi walau nilainya berbeda-beda.

"Lalu ada kesebelasan lain (asal Papua) yang perlu juga disponsori, ibarat Perseru Serui, dan beberapa lainnya," katanya.

Ia menegaskan kembali donasi kepada Persipura sudah dapat dipastikan alasannya tim tersebut merupakan tim pujian masyarakat Papua yang berhasil meraih banyak prestasi di kancah nasional, bahkan sampai tingkat Asia.